RSS

Warga Probolinggo Merasa Terbantu Dengan JAMPERSAL

16 Sep

Probolinggo, Koran DOR

Pemerintah menyediakan program Jaminan Persalinan (Jampersal). Kementerian Kesehatan meluncurkan kebijakan Jaminan Persalinan (Jampersal) dalam rangka mempercepat pencapaian tujuan pembangunan kesehatan nasional serta Millennium Development Goals (MDGs) pada tahun 2011.

Tim Koran DOR mencoba observasi kepada Bidan Isti Rohmah, A.Ma.Keb, salah satu Bidan Desa yang cukup masyhur di Kec. Kraksaan, pada Rabu 14/09. Kala itu, ada seorang pasien yang hendak melahirkan bernama Siti Ida Mulyani warga Ds. Semampir, Kec. Kraksaan yang menggunakan jasa pelayanan kesehatan.

Ketika dikonfirmasi tentang Jampersal, Bidan Isti Rohmah mengatakan bahwa persalinan ditempat saya ini semua gratis. “Semua persalinan ditempat saya adalah tanpa dipungut biaya. Silahkan ditanya kepada semua pasien saya, semua tidak ada yang membayar”. Apakah sudah ada MoU dengan Pemkab Probolinggo tentang jampersal?, “Sampai saat ini tidak ada MoU,” ujar Isti Rohmah. Hanya saja, dalam praktiknya Bidan Isti Rohmah tidak dibarengi seorang pun asistan, yang juga berlatar pendidikan kesehatan. Jadi potensi kelelahan dalam menangani pasien sangat mungkin terjadi.

Terkait Jampersal salah satu pasien Bidan Isti Rohmah, Siti Ida Mulyani merasa sangat terbantu dengan program Pemerintah ini, dan berharap program seperti ini bisa terus diperjuangkan untuk membantu segala yang dibutuhkan ibu hamil. “Saya sangat terbantu dengan adanya program Jampersal ini. saya baru tahu saat ini, saya sampaikan terimakasih kepada wartawan Koran DOR, karena secara tidak langsung Pers juga berperan dalam rangka mensosialisasikan program Pemerintah tersebut. Saya juga sangat berharap program seperti ini dapat terus dikembangkan dan dinikmati oleh masyarakat,” tutur Siti Ida Mulyani.

Humas Komnas PKPU Khofy alQuthfby, S. Pd ketika dimintai keterangannya tentang Jampersal menyatakan, “Program ini diberikan pemerintah pusat secara cuma-cuma. Ibu hamil tidak dikenakan biaya selama pemeriksaan kandungan hingga persalinan. Hanya saja,program ini berlaku untuk pelayanan kelas tiga di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Program Jampersal merupakan implementasi dari kebijakan Kementerian KesehatanRepublik Indonesia Surat Edaran No TU/Menkes/E/391/II/2011. Jampersal bisa dinikmati siapa saja yang melakukan persalinan di fasilitas kelas III rumah sakit pemerintah baik keluarga miskin atau keluarga berada. Program persalinan gratis ini juga berlaku bagi pasien yang melakukan persalinan  di bidan serta rumah sakit swasta kelas III yang bermitra dengan Dinas Kesehatan. Pemerintah sudah menyiapkan dana Jampersal tahun ini sebesar Rp 1,2  triliun, untuk Kab. Probolinggo dana Jampersal yang dikucurkan adalah senilai Rp. 3. 229. 819. 000”.

Lebih jauh Khofy menjelaskan, “Jumlah persalinan di Indonesia setiap tahun sekitar 4,5 juta jiwa. Dengan program ini, diharapkan angka kelahiran total dapat turun dari 2,6 per wanita menjadi 2,1 per wanita. Penurunan angka kelahiran tersebut  dilakukan dengan menaikkan peserta kontrasepsi 61,4 persen menjadi 66 persen pada tahun akhir 2014. Namun bagi saya, persalinan gratis ini terkesan kurang memenuhi unsur rasa keadilan, karena menjadi tidak tepat guna jika sasaran Jampersal juga adalah warga yang mampu secara finansial. Semula Jampersal adalah terintegrasi dengan Jamkesmas dan juga untuk warga kurang beruntung yang tidak memiliki jaminan kesehatan. Namun hal tersebut direvisi dalam pertemuan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se-Indonesia di Bandung. Kementerian Kesehatan menjelaskan, petunjuk teknis Surat Edaran Menkes RI No. TU/Menkes/E/391/II/2011 tentang Jaminan Persalinan, Jampersal dapat dimanfaatkan siapapun. Sebagian juga ada yang berpendapat bahwa Program Jampersal ini salah satunya dimaksudkan agar, terutama kalangan menengah keatas mau memanfaatkan fasilitas kesehatan di puskesmas. [rid]

 

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada September 16, 2011 in BERITA

 

2 responses to “Warga Probolinggo Merasa Terbantu Dengan JAMPERSAL

  1. Fatan

    November 11, 2011 at 12:29 am

    Is3 saya mlahrkan scra caesar trus ngnep druamgan klas 1.pdhal saya dah mgajukan jampersal,apa tetep kna biaya perawatan yap.

     
  2. komnaspkpuprobolinggo

    Januari 18, 2012 at 12:25 pm

    Yth. Fatan

    Untuk operasi caesar, sependek pengetahuan kami tidak termasuk yang dicover oleh Jampersal. Yang dicover oleh Jampersal adalah persalinan normal. Mulai dari masa hamil -> persalinan -> masa nifass & anak berumur 28 hari.

    Mari kita sama2 mengawal terlaksananya program Jampersal ini di Kab. Probolinggo.

    Monggo kalo sempat hadir dikantor kami, Kamp. Arab – Kraksaan, Probolinggo

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: