RSS

SP2HP: Jaminan Akuntabilitas Dan Transparansi

18 Jan

Probolinggo, Koran DOR

Dalam hal menjamin akuntabilitas dan transparansi penyelidikan/penyidikan, penyidik wajib memberikan SP2HP kepada pihak pelapor baik diminta atau tidak diminta secara berkala.

SP2HP sekurang-kurangnya memuat tentang: a. pokok perkara; b. tindakan penyidikan yang telah dilaksanakan dan hasilnya; c. masalah/kendala yang dihadapi dalam penyidikan; d. rencana tindakan selanjutnya; dan e. himbauan atau penegasan kepada pelapor tentang hak dan kewajibannya demi kelancaran dan keberhasilan penyidikan. SP2HP yang dikirimkan kepada Pelapor, ditandatangani oleh Ketua Tim Penyidik dan diketahuioleh Pengawas Penyidik, tembusannya wajib disampaikan kepada Atasan Langsung.

SP2HP atau Surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan, merupakan Layanan Kepolisian yang memberikan informasi kepada masyarakat sampai sejauh mana perkembangan perkara yang ditangani oleh pihak Kepolisian. Sehingga dengan adanya transparansi penanganan perkara, masyarakat dapat menilai kinerja Kepolisian dalam menangani berbagai perkara tindak pidana yang terjadi di masyarakat.

Bahkan jargon yang dicecahkan oleh beberapa satreskrim ialah “Jangan Takut/Ragu untuk menanyakan perkembangan kasus kepada Tim Penyidik, karena itu adalah Hak Korban/Pelapor.”

Dalam SP2HP, di sisi pojok kanan atas tertera title yang mengindikasikan keterangan: A1: Perkembangan hasil penelitian Laporan; A2: Perkembangan hasil penyelidikan blm dapat ditindaklanjuti ke penyidikan; A3: Perkembangan hasil penyelidikan akan dilakukan penyidikan; A4: Perkembangan hasil penyidikan; A5: SP3.

Senin siang (09/01), Direktur Eksekutif Komnas PKPU Indonesia Moch Anshory, SH dan Humas-nya Achmad alQuthfby, S.Pd mendatangi Mapolresta Probolinggo guna klarifikasi SP2HP penanganan perkara dugaan pemerasan yang dilakukan oleh debt collector Adira Finance. Sesampainya Mapolresta, langsung disapa & ditemui oleh penyidik pembantu Briptu Nugroho Hadi Susanto.

Dikonfirmasi mengenai perkembangan penyelidikan, Moch. Anshory, SH mengatakan bahwa kami bersyukur atas tindak lanjut yang diambil oleh aparat penyidik Polresta Probolinggo. “Pihak penyidik menyatakan bahwa pihak Adira Finance telah dipanggil, namun tidak dapat memenuhi panggilan dikarenakan sakit. Namun, hari ini pihak Adira Finance telah sepakat untuk menghadiri pemeriksaan. Memang ada sedikit keterlambatan mengenai pengiriman SP2HP, akan tetapi saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran aparat Polresta Probolinggo. Semoga hukum tidak pandang bulu,” ujar Moch. Anshory, SH pada Senin (9/1).

Dimintai tanggapannya, penyidik pembantu Briptu Nugroho Hadi Susanto, menyatakan permohonan maaf atas keterlambatan pengiriman SP2HP-nya. “Iya Bapak, saya minta maaf atas keterlambatan SP2HP-nya, karena saya lupa mau kirim ke kantor posnya,” ucap Briptu Nugroho Hadi Susanto pada Jum’at (13/1). (rid)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 18, 2012 in BERITA

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: