RSS

Penegak Hukum Dituntut Melakukan Pemeriksaan Dugaan Korupsi 2 RKB SMA Islam Mambaul Ulum

11 Okt

Gbr. Karimullah, S.Pd

Probolinggo – Dugaan korupsi yang diduga terjadi dalam pembangunan 2 Ruang Kelas Baru (RKB) di SMA Islam Mambaul Ulum yang terletak di Jl. KH. Asy’ari Ds. Kaliacar Kec. Gading Kab. Probolinggo, sepertinya akan terus berlanjut ke ranah hukum.

 

Humas Komnas PK-PU Indonesia, Achmad Mukhoffi SH, S.Pd langsung mendatangi SMA Islam Mambaul Ulum tersebut dan secara legal formal mengirim surat kepada Kepsek SMA Islam Mambaul Ulum dengan perihal permohonan informasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) 2 RKB SMA Islam Mambaul Ulum.

 

“Kami telah prosedural, yakni dengan mengirim surat terkait permohonan copy RAB 2 RKB SMA Islam Mambaul Ulum. Kami ditemui Kepsek langsung, Kyai Pengurus Yayasan SMA Islam Mambaul Ulum, dan beberapa Guru di SMA Islam Mambaul Ulum. Kala itu, RAB tidak diberikan, dan sesuai UU KIP, SMA Islam Mambaul Ulum memiliki waktu 10 hari untuk memberikan/mengirim copy RAB 2 RKB SMA Islam Mambaul Ulum tersebut kepada kami. Jika copy RAB tidak diberikan tanpa alasan hukum yang patut, maka patut diduga keras terjadi tindak pidana korupsi. Sebab dalam Prinsip ke-Korupsi-an, selalu ada unsur ketidaktransparan,” tegas Achmad Mukhoffi, ketika ditemui dikediamannya pada Sabtu (15/9).

 

Bangunan Wajib Dibongkar dan Disesuaikan dengan Bestek/RAB

Permasalahannya, diduga keras bahwa pembangunan 2 RKB SMA Islam Mambaul Ulum tersebut tidak sesuai Bestek dan atau RAB, terutama penggunaan material besi dalam pembangunan tembok cor pada 2 RKB SMA Islam Mambaul Ulum yang baru dibangun tersebut.

 

“Nanti akan ketemu jika dilakukan uji fisik bangunan oleh tim ahli. Tim ahli bisa memakai alat canggih diantaranya Schmidt Hammer atau palu lenting, Core Drill atau bor beton, serta Ultrasonic Push Velocity (UPV) yang merupakan alat digital yang canggih dalam uji fisik bangunan. Kemungkinan besar, kami akan menggulirkan kasus ini ke Mapolres Probolinggo atau bisa langsung ke Kejaksaan Negeri Kraksaan. Nanti biar aparat penegak hukumlah yang melakukan tindakan proses Lidik dan Sidik. Jika memang penggunaan materialnya tidak sesuai dengan Bestek dan RAB, maka itu wajib dibongkar dan diganti dengan yang sesuai juklak dan juknisnya, serta diproses hukum. Kami tidak ada kepentingan apa pun, hanya saja berharap semua pekerjaan itu bisa dikerjakan sesuai dengan juklak dan juknisnya. Kita lihat saja tanggal mainnya ya..,” beber Achmad Mukhoffi.

 

Menanggapi dugaan korupsi tersebut, ketika dikonfirmasi dikantornya pada Minggu (16/9), Kepala Sekolah SMA Islam Mambaul Ulum Karimullah, S.Pd, tidak berada ditempat.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 11, 2012 in BERITA

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: