RSS

Arsip Bulanan: November 2012

Pasangan “HATI” Unggul Capai 41 Persen, Simpatisan “HATI” Plontos

Probolinggo, Koran DOR

Soliditas simpatisan & konstituen HATI memang tak diragukan. Salah satu manifestasinya adalah pembentukan tim quick count secara swadaya. Quick count tersebut berpusat di Sidopekso, dikediaman Bpk. Drs. H. Hamzah, MM.

 

Quick count tersebut sangat cepat & tepat, dengan margin of error sebesar 0,5%. Lebih kurang 1,5 jam pasca TPS ditutup, hasil perolehan suara sudah dapat diketahui.

 

Quick count tersebut adalah hasil akumulasi tim yang disebar diseluruh desa dan kecamatan se-Kabupaten Probolinggo. Penyetoran hasil perolehan suara melalui dua mekanisme, pertama dengan tim yang telah tersebar datang langsung ke pusat quick count, kedua dengan mekanisme pelaporan melalui SMS.

 

“Hasil akumulasi suara berlangsung cukup ketat antara HATI dan BAGUS, namun alhamdulillah seperti yang sudah terlihat bahwa pasangan HATI yang memenangkan Pilkada Kab. Probolinggo dengan perolehan 250.892 suara, dengan persentase suara sebesar ± 41%,” ujar Ketua Koordinator Quick Count Drs. H. Hamzah, MM., pada Kamis sore (8/11).

 

Setelah quick count selesai digelar, tim quick count tersebut langsung memasang spanduk yang bertuliskan “Selamat Atas Terpilihnya Pasangan HATI menjadi Bupati & Wakil Bupati Kab. Probolinggo 2012-2018”.

 

Tidak hanya itu, meski belum ada pengumuman penetapan resmi dari KPU setempat, beberapa pendukung relawan Hj. Tantriana Hasan Aminuddin-  Timbul Prihandjoko (HATI) meluapkan kegembiraannya dengan melakukan cukur gundul.

 

Aksi “mlontos” kepala tersebut menjadi perhatian publik, sehingga ratusan orang pun menghadiri aksi syukuran dengan mlontos kepala tersebut.

 

“Bagi kami quick count ini adalag valid, sedangkan penetapan dari KPUD Kab. Probolinggo hanya sebatas formalitas dan tidak akan mengubah hasil penghitungan atau perolehan suara,” ujar Lutfi Hamid BA, salah satu konstituen HATI yang rambutnya diplontos. (rid)

 

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada November 15, 2012 in BERITA

 

Gelar Musik Timur Tengah, Euforia Konstituen HATI

Probolinggo

Selain plontos kepala, konstituen HATI juga mengekspresikan euforia mereka dengan menggelar karaoke musik timur tengah (timteng). Acara tersebut direalisasikan dikediaman ketua koordinator quick count Drs. H. Hamzah, MM.

 

“Kami sangat bersyukur atas kemenangan HATI dalam perolehan suara yang direalisasikan tadi siang. Kemenangan HATI adalah kemenangan rakyat Kab. Probolinggo,” tutur Hamzah.

 

Lagu-lagu musik gambuz khas timteng senantiasa melantun sepanjang malam guna merayakan kemenangan Bupati Perempuan termuda se-Indonesia ini. Beberapa artis yang menyanyikan lagu-lagu dukungan terhadap HATI pun ikut menyumbangkan suaranya, diantaranya Rusmala dan H. Lutfi Hamid BA.

 

“Sejak awal kami mencipta dan menyanyikan lagu-lagu untuk memotivasi masyarakat agar memilih pasangan HATI, dan perjuangan kami tidak sia-sia, masyarakat pun memilih HATI sebagai pemimpin mereka,” ujar H. Lutfi Hamid disela-sela kegiatannya mengisi acara perayaan kemenangan HATI, pada Kamis (8/11).

 

Disisi lain, masyarakat pun sangat apresiatif dengan kemenangan pasangan HATI. Ini dibuktikan dengan adanya luapan masyarakat yang membanjiri rumah Bupati Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si. “Selamat atas terpilihnya pasangan “HATI” (Hj. P. Tantriana, SE – Drs. H. Timbul Prihanjoko) sebagai Bupati & Wakil Bupati Probolinggo periode 2013-2018. Pilkada telah usai. Segala bentuk ketegangan, perbedaan, dll mari sebaiknya diakhiri. Hormati hasil pilihan masyarakat Kab. Probolinggo sebagai manifestasi proses berdemokrasi. Jika ada komplain atau ketidakpuasan atas penyelenggaraan Pilkada ini, silahkan tempuh sesuai prosedur perundang-undangan yang berlaku. Jangan gunakan cara-cara premanisme. Itu cerminan kedewasaan berpolitik,” ungkap Khofy alQuthbfy, tokoh pemuda yang juga konstituen HATI. (rid)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 15, 2012 in BERITA

 

KPUD Tetapkan HATI sebagai Pemenang Pilbup

Probolinggo

Rekapitulasi suara masih terus dilakukan sebagai verifikasi & validasi hasil perolehan suara pada Pilkada Kab. Probolinggo yang digelar pada Kamis 8 November lalu.

Rabu kemarin (14/11), KPUD Kab. Probolinggo menggelar rekapitulasi suara Pemilihan Kepala Daerah Kab. Probolinggo. Hasil rekapitulasi suara Pemilihan Bupati Probolinggo (Pilbup Probolinggo) oleh KPUD Kab. Probolinggo tetap menunjukkan bahwa Tantri meraih suara terbanyak dan memenangkan Pilbup Probolinggo. “Pasangan HATI unggul dibandingkan pasangan KAWAN dan BAGUS dalam rekapitulasi penghitungan suara tingkat kabupaten yang digelar hari ini,” kata anggota KPUD Kab. Probolinggo, M. Zubaidi.

Dalam pemilihan yang digelar pada 8 November lalu itu terdapat tiga pasangan calon, yakni Tantri Hasan Aminuddin-Timbul Prihanjoko (Hati), Salim Qurays-Agus Setiawan (Bagus), dan Kusnadi-Wahid Nurrahman (Kawan).

Drs. H. Hasan Aminuddin, M. Si tak bisa mengikuti pemilihan karena sudah menjabat sebagai bupati selama dua periode. Salim Qurays masih tercatat sebagai wakil bupati. Adapun Kusnadi adalah mantan sekda yang pensiun pada April lalu.

Jika tak ada aral melintang, maka pasangan bupati dan wakil bupati terpilih dijadwalkan dilantik pada 20 Februari 2013. Dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara, pasangan Hati memperoleh suara 250.892 (40,71 persen), pasangan Bagus 190.702 suara (30,95 persen), dan Kawan meraih suara 174.596 (28,34 persen). Total suara sah mencapai 616.190 suara atau sekitar 73,10 persen.

Dari total 629.274 suara yang masuk, 13.084 suara dinyatakan tidak sah dengan persentase kehadiran mencapai 74,65 persen. Dengan demikian, dari daftar pemilih tetap (DPT) di Kabupaten Probolinggo sebanyak 842.890 pemilih, sebanyak 26,89 persen atau 213.616 pemilik suara dinyatakan golput.

Rekapitulasi oleh KPUD Kab. Probolinggo tersebut juga dihadiri oleh para muspida, diantaranya Kepala Polres Probolinggo Ajun Komisaris Besar Gatot Soegeng Soesanto, Ketua Pengadilan Negeri Kraksaan Taufan Mandala, Perwira Penghubung Kodim 0820 Probolinggo Mayor Inf Winarso, Sekda Nawi, saksi para pasangan calon, serta panitia pemilihan kecamatan se-Kabupaten Probolinggo. (rid)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 15, 2012 in BERITA

 

Tantri Akan Jadi Bupati Wanita Termuda Se-Indonesia

Probolinggo

Bupati Probolinggo Terpilih Hj. Puput Tantriana Sari, SE yang diusung oleh 8 partai parlemen, diantaranya PDIP, PKB, PKPB, PKNU, GERINDRA, REPUBLIKAN, BARNAS, dan PAN, serta diusung pula oleh 16 partai non-parlemen.

Hj. Puput Tantriana Sari, SE memperoleh suara terbanyak pada pemilihan kepala daerah pada 8 November 2012 yang lalu, dan Bupati Probolinggo Terpilih Hj. Puput Tantriana Sari, SE akan menjadi Bupati Wanita termuda se Indonesia pada umur 29 tahun.

“Hj. Tantri adalah Bupati wanita termuda se-Indonesia, namun Hj. Puput Tantriana Sari, SE tidak akan memecahkan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Bupati Termuda yang saat ini dipegang oleh Mardani H. Maming, Bupati Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan. Mardani lahir di Batulicin, 17 September 1981 dan dilantik menjadi Bupati pada September 2010. Namun yang jelas, Hj. Tantri adalah Bupati wanita termuda mengalahkan Bupati Kab. Bekasi dr. Neneng Hasanah Yasin,” tutur Khofy alQuthfby SH, SPd., tokoh pemuda konstituen HATI, pada Rabu (14/11).

Hj. Puput Tantriana Sari, SE., wanita kelahiran Ponorogo ini lahir pada 23 Mei 1983. Hj. Puput Tantriana Sari, SE menjadi Calon Bupati Probolinggo berpasangan dengan Drs. Timbul Prihanjoko.

Pasangan HATI mengalahkan rivalnya Salim Qurays dna Kusnadi dengan selisih suara sebanyak 60 ribu suara. “Penerus Perjuangan” adalah jargon yang diusung pasangan HATI dan berhasil menggaet 40% suara. (rid)

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada November 15, 2012 in BERITA

 

Kepsek SDN Betek II Diresahkan Seorang Oknum LSM

Probolinggo

Katima, SPd Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Betek II Kecamatan Krucil yang didampingi beberapa Guru menyatakan, dirinya sudah tidak nyaman bekerja sebagai Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Betek II, pasalnya baru kali ini diteror oleh seorang oknum LSM, padahal sebagai pelayan dan pelaksana pendidikan, ia menginginkan bekerja dengan nyaman.

Menurutnya bahwa dia sebagai Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Betek II bukan pengusaha yang mengambil keuntungan dari anggaran pendidikan. “Kenapa Instansi Pendidikan selalu disorot yang jeleknya saja, tetapi yang baikya tidak pernah dimunculkan,” keluhnya.

Awalnya, ada seorang oknum LSM berinisial HMZ mendatangi SDN Betek II guna melakukan upaya kontrol. Kemudian karena tidak bertemu dengan Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Betek II Ibu Katima, SPd., maka HMZ melakukan beberapa manuver. Salah satu manuvernya adalah dengan mendatangi rumah Ibu Katima, SPd. Dirumah Ibu Katima, SPd., HMZ bertemu dengan putra Ibu Katima, SPd. “Seakan-akan saya seperti buronan yang dikejar terus, sampai anak-anak saya shock dengan perlakuan HMZ,” tutur Ibu Katima, SPd.

Dan pada Senin (12/11), HMZ menemui Ibu Katima, SPd diruangannya di SDN Betek II. HMZ tidak sendiri, melainkan bersama dengan seorang wartawan mingguan berinisial MJI. Kemudian beberapa saat setelah HMZ dan MJI menemui Ibu Katima, SPd., datang juga H. Lutfi Hamid BA. (dari LSM AMPP) dan Khofy alQuthfby SH., SPd. (Komnas PK-PU).

Kala itu HMZ menyatakan bahwa ada pelanggaran terkait material bangunan, seperti penggunaan besi dan komposisi semen. Sehingga tidak disangka terjadi perdebatan sengit antar LSM tersebut. H. Lutfi Hamid BA. (dari LSM AMPP) dan Khofy alQuthfby SH., SPd. (Komnas PK-PU) menegur HMZ agar memposisikan diri sebagai lembaga kontrol bukan menjelma menjadi lembaga yudikatif. “Jika LSM melihat ada pelanggaran silahkan melakukan klarifikasi dengan santun, hormati hak-hak privasi orang lain. Dan jika masih kurang puas silahkan melapor ke instansi penegak hukum. Bagaimana bisa menyalahkan suatu obyek bangunan jika tidak memiliki Bestek dan RAB-nya. Kantongi dulu datanya baru bicara, jadi argumentatif, serta fahami asas presumption of innocent,” ujar H. Lutfi Hamid BA. (dari LSM AMPP) dan Khofy alQuthfby SH., SPd. (Komnas PK-PU). (rid)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 15, 2012 in BERITA

 

Laporan Dugaan Kasus Korupsi Dinas Peternakan Situbondo Terus Bergulir

Probolinggo

Dugaan kasus korupsi program Penguatan Sapi Betina Produktif pada Dinas Peternakan Kab. Situbondo terus bergulir didalam ranah hukum. Dugaan korupsi oleh Dinas Peternakan Situbondo tersebut sempat dimuat oleh beberapa media cetak.

Peran media massa memang sangat signifikan dalam pencegahan & pemberantasan korupsi. Melihat itu, Komnas PK-PU Indonesia melalui Humasnya yang memberikan laporan informasi kepada Bapak Kapolres Situbondo u.p. Kasat Reskrim mengenai dugaan tipikor pada Dinas Peternakan Kab. Situbondo.

Komnas PK-PU Indonesia mengirim surat laporan tertulis dengan No: 0884/SP.KOMNas/2012 pada 10 September 2012. Namun surat tersebut tidak mendapatkan respon apa-apa dari Kapolres Situbondo. Padahal dalam PP RI No. 71 Tahun 2000, Penegak Hukum (Polres Situbondo, red) wajib memberikan respon paling lambat 30 hari terhitung sejak laporan informasi diterima. Kemudian, pada 29 Oktober 2012, Komnas PK-PU Indonesia kembali mengirim surat dengan No: 0889/SP.KOMNAS/2012 kepada Kapolres Situbondo dengan perihal: Klarifikasi & Mohon Kepastian Hukum.

Menindaklanjuti surat dari Komnas PK-PU Indonesia tersebut itulah, kemudian Kapolres Situbondo melalui penyidik memberikan respon dengan mengirim surat permintaan keterangan dengan No: K/249/XI/2012/Satreskrim yang ditujukan kepada Humas Komnas PK-PU Indonesia A. Mukhoffi SH, SPd, dengan jadwal pemeriksaan pada Rabu 14 November 2012.

Humas Komnas PK-PU Indonesia A. Mukhoffi SH, SPd menghadiri permintangan keterangan tersebut, dan menandaskan bahwa Komnas PK-PU Indonesia memberikan laporan informasi berdasarkan berita yang dimuat dimedia massa, dan penyidik wajib menindak lanjuti laporan informasi tersebut.

“Didalam SP2HP A1-nya Penyidik memberikan waktu lidik selama 30 hari, dan dalam tenggat waktu tersebut kami berharap agar penyidik segera turun ke lapangan sesuai amanah Pasal 24 Perkap No. 14 Tahun 2012 tentang Manajemen Penyidikan Tindak Pidana. Dan saya juga berharap agar penyidik juga segera memanggil redaksi dan atau wartawan yang kami jadikan rujukan sumber informasi, karena narasumbernya tidak ada yang disamarkan, melainkan sangat jelas nama dan fotonya. Jadi mempermudah penyidik untuk mengumpulkan bukti yang cukup sesuai Pasal 1 (22) Perkap 14/2012, dan menaikkannya ke tahap penyidikan,” tutur Humas Komnas PK-PU Indonesia.

Kanit Tipikor Polres Situbondo Aiptu Nanang Priyambodo, S. Sos ketika hendak dikonfirmasi dikantornya tidak ada ditempat. “Bapak Kanit sedang berada ditanah suci,” kata salah satu anggotanya Briptu Fakhrur Rozy. (rid)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 15, 2012 in BERITA

 

Seorang Supir Truk Babak Belur Dihajar Massa Konvoi BAGUS

Probolinggo – Kandidat Salim Qurays, Sag – Agus Setiawan (BAGUS) menggelar kampanye-nya sesuai yang dijadwalkan KPU pada Senin (29/10). Rutenya mulai dari Pasar Semampir, Pasar Wangkal, Pasar Condong, Pasar Maron, dan Pasar Banyuanyar.

 

Namun ditengah perjalanan seusai dari Pasar Wangkal menuju ke Pasar Condong, ada seorang supir truk bernopol N 8361 UN melaju dengan cepat, dan itu membuat ratusan massa yang tergabung dalam konvoi pasangan BAGUS tersinggung.

 

Achmad, seorang warga yang menyaksikan insiden pengeroyokan tersebut menuturkan, spontan puluhan massa konvoi BAGUS langsung berlari mengejar dan memberhentikan laju truk. Setelah truk berhenti, beberapa orang langsung menggedor dan menendang pintu truk serta meminta sang supir untuk membuka pintu truk. Karena ketakutan, akhirnya si supir membuka pintu, kemudian massa langsung memukulinya hingga babak belur. Untungnya, pengeroyokan tersebut dilerai warga Kec. Gading, kemudian sang supir diamankan dirumah salah seorang warga didekat lokasi kejadian. “Saya tidak tega melihat massa konvoi BAGUS membabi buta memukuli supir truk tersebut,” ujar Achmad.

 

Melihat hal itu, pengamat politik yang juga aktivis LSM AMPP Khofy alQuthfby berpendapat, masa depan kandidat pasangan BAGUS akan suram jika tidak bisa me-manage konstituennya untuk tidak mengedepankan gaya preman. “Bentrok dan kekerasan, serta main ancam dalam proses politik mestinya tidak perlu dilakukan. Dalam kampanye politik, seharusnya mengedepankan argumentasi dan negosiasi,” katanya di kantor Sekretariat LSM AMPP, Rabu (31/10).

Khofy menjelaskan, dalam kampanye politik seharusnya mengedepankan rasionalitas dan persuasif, bukan sebaliknya mengedepankan emosi dan konfrontatif. Premanisme dalam proses kampanye politik, sama sekali tidak memberikan pendidikan politik bagi masyarakat. Jika memang benar ada kekerasan yang dipertontonkan oleh konstituen pasangan BAGUS, menurutnya justru akan membuat pasangan BAGUS itu semakin turun rating-nya. “Masyarakat akan mengalihkan dukungannya. Karena dalam kampanye politik itu, tidak ada pertemanan yang sejati, yang ada kepentingan sejati. Laporkan Pasal 170 KUHP saja ke SPKT Mapolres Probolinggo biar ada efek jera,” ungkap Khofy.

 

Salah seorang tim sukses pasangan BAGUS, Habib Mahdi ketika dikonfirmasi menyatakan, sama sekali tidak ada insiden pengeroyokan tesebut. “Tidak ada insiden itu, jika memang terjadi insiden maka waktu itu pasti ramai,” kilah Habib Mahdi. (rid)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 1, 2012 in BERITA