RSS

Pelayanan Diduga Kangkangi Ketentuan: BRI Unit Besuk Didatangi Komnas Perlindungan Konsumen

01 Nov

Gbr. Kepala Unit BRI Besuk Bpk. Heri

 

Probolinggo – Pelayanan BRI Unit Kec. Besuk Kab. Probolinggo dikeluhkan nasabahnya. Pasalnya, ada setoran yang tidak bisa dicetak atau diprint out di buku simpanan.

 

Kronologinya, Zulaiha warga Dsn. Gesengan Ds. Dandang Kec. Gading yang bekerja di Malaysia menyetorkan uangnya kepada BRI senilai 1,5 juta ke nomor rekening miliknya, pada Sabtu (27/10). Kemudian, Zulaiha menyuruh Ayahnya Pak Mul untuk meminta cetak file ke BRI Unit Besuk. Namun pihak BRI Unit Besuk menyatakan bahwa saat ini ada tidak bisa cetak file jika bukan nasabah sendiri yang memintany. “Ini ada peraturan baru,” ujar salah satu pegawai BRI Unit Besuk.

 

Zulaiha dan ayahnya pun terkejut dengan statement pihak BRI Unit Besuk tersebut, karena sebelumnya pada Rabu (17/10), setoran Zulaiha sebesar 500 ribu bisa dicetak file-kan di BRI Unit Besuk.

 

Melihat kejanggalan tersebut, Pak Mul mengadu kepada Komnas Perlindungan Konsumen & Pelaku Usaha Indonesia (Komnas PK-PU Indonesia), dan kemudian didampingi oleh Humas Komnas PK-PU Indonesia Achmad Mukhoffi alQuthfby SH, SPd mendatangi BRI Unit Besuk untuk mengklarifikasi perihal kejanggalan tersebut, pada Selasa (30/10).

 

Humas Komnas PK-PU Indonesia langsung ditemui oleh Kepala BRI Unit Besuk. Humas Komnas PK-PU Indonesia mempertanyakan langkah BRI Unit Besuk yang bersikap paradoks, serta peraturan baru yang melarang prin-out setoran tersebut.

 

Kepala BRI Unit Besuk Bpk. Heri mengaku sudah menelfon pengawas dan memang tidak diperbolehkan melakukan prin-out. “Baru saja saya menelfon pengawas, dan saya memang tidak boleh melakukan print-out. Mengenai peraturan yang mendasarinya saya juga tidak tahu, karena saya hanya sebagai pesuruh,” tukasnya.

 

Humas Komnas PK-PU Indonesia ketika dikonfirmasi menyatakan, “Ini bukti bahwa Pelayanan BRI sangat buruk. Tidak ada koordinasi antara bawahan & atasan. Seharusnya setiap ada peraturan baru wajib disosialisasikan terlebih dahulu, jangan asal main terapkan begitu saja, kasihan konsumen yang notabene awam. Masa ada peraturan baru, Kepala Unit-nya tidak tahu menahu, ini kantor BRI apa kantor jual kacang? Atau memang aturannya tidak ada. Saya akan mengirimkan surat kepada Cabang BRI Probolinggo, sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Bank Indonesia No.7/7/PBI/2005 sebagaimana diubah dalam PBI No.10/10/PBI/2008, bank berkewajiban melakukan penanganan atas pengaduan nasabah, termasuk penyelesaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. Standarisasi penyelesaian pengaduan nasabah ini merupakan salah satu bentuk peningkatan perlindungan konsumen dalam rangka menjamin hak-hak konsumen dalam berhubungan dengan bank,” ujar Achmad Mukhoffi alQuthfby SH, SPd. (rid)

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada November 1, 2012 in BERITA

 

4 responses to “Pelayanan Diduga Kangkangi Ketentuan: BRI Unit Besuk Didatangi Komnas Perlindungan Konsumen

  1. aris

    November 2, 2012 at 12:09 am

    inilah produk SDM yang tidak bermutu,,
    biar masyarakat probolingo yang menilainya!!

    hidup komnas pkpu probolinggo

     
  2. komnas pk-pu Indonesiakomnaspkpu@gmail.com

    Desember 30, 2012 at 3:06 am

    HA…HA…HA…..

     
  3. Ichal mentenk

    Desember 11, 2013 at 3:11 pm

    Good. . .

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: