RSS

Laporan Dugaan Kasus Korupsi Dinas Peternakan Situbondo Terus Bergulir

15 Nov

Probolinggo

Dugaan kasus korupsi program Penguatan Sapi Betina Produktif pada Dinas Peternakan Kab. Situbondo terus bergulir didalam ranah hukum. Dugaan korupsi oleh Dinas Peternakan Situbondo tersebut sempat dimuat oleh beberapa media cetak.

Peran media massa memang sangat signifikan dalam pencegahan & pemberantasan korupsi. Melihat itu, Komnas PK-PU Indonesia melalui Humasnya yang memberikan laporan informasi kepada Bapak Kapolres Situbondo u.p. Kasat Reskrim mengenai dugaan tipikor pada Dinas Peternakan Kab. Situbondo.

Komnas PK-PU Indonesia mengirim surat laporan tertulis dengan No: 0884/SP.KOMNas/2012 pada 10 September 2012. Namun surat tersebut tidak mendapatkan respon apa-apa dari Kapolres Situbondo. Padahal dalam PP RI No. 71 Tahun 2000, Penegak Hukum (Polres Situbondo, red) wajib memberikan respon paling lambat 30 hari terhitung sejak laporan informasi diterima. Kemudian, pada 29 Oktober 2012, Komnas PK-PU Indonesia kembali mengirim surat dengan No: 0889/SP.KOMNAS/2012 kepada Kapolres Situbondo dengan perihal: Klarifikasi & Mohon Kepastian Hukum.

Menindaklanjuti surat dari Komnas PK-PU Indonesia tersebut itulah, kemudian Kapolres Situbondo melalui penyidik memberikan respon dengan mengirim surat permintaan keterangan dengan No: K/249/XI/2012/Satreskrim yang ditujukan kepada Humas Komnas PK-PU Indonesia A. Mukhoffi SH, SPd, dengan jadwal pemeriksaan pada Rabu 14 November 2012.

Humas Komnas PK-PU Indonesia A. Mukhoffi SH, SPd menghadiri permintangan keterangan tersebut, dan menandaskan bahwa Komnas PK-PU Indonesia memberikan laporan informasi berdasarkan berita yang dimuat dimedia massa, dan penyidik wajib menindak lanjuti laporan informasi tersebut.

“Didalam SP2HP A1-nya Penyidik memberikan waktu lidik selama 30 hari, dan dalam tenggat waktu tersebut kami berharap agar penyidik segera turun ke lapangan sesuai amanah Pasal 24 Perkap No. 14 Tahun 2012 tentang Manajemen Penyidikan Tindak Pidana. Dan saya juga berharap agar penyidik juga segera memanggil redaksi dan atau wartawan yang kami jadikan rujukan sumber informasi, karena narasumbernya tidak ada yang disamarkan, melainkan sangat jelas nama dan fotonya. Jadi mempermudah penyidik untuk mengumpulkan bukti yang cukup sesuai Pasal 1 (22) Perkap 14/2012, dan menaikkannya ke tahap penyidikan,” tutur Humas Komnas PK-PU Indonesia.

Kanit Tipikor Polres Situbondo Aiptu Nanang Priyambodo, S. Sos ketika hendak dikonfirmasi dikantornya tidak ada ditempat. “Bapak Kanit sedang berada ditanah suci,” kata salah satu anggotanya Briptu Fakhrur Rozy. (rid)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 15, 2012 in BERITA

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: