RSS

Komnas PKPU Indonesia Minta Dialog Terbuka dengan Pimpinan PLN Kraksaan “Kami sudah melayangkan surat secara formal kepada Pimpinan PLN Kraksaan meminta dialog terbuka, namun hingga saat ini belum mendapat respon. Jika memang dia tidak kooperatif, maka kami akan melakukan langkah konkrit, lihat saja nanti!”

06 Okt

Probolinggo
Setiap perusahaan pasti memburu keuntungan, tetapi ternyata ada perusahaan yang sering kali merugi, sehingga terpaksa mendapatkan subsidi untuk kelanjutan hidupnya. Perusahaan itu adalah PT. (Persero) Perusahaan Listrik Negara (PLN), salah satu Perusahaan Umum Milik Negara (BUMN).

“Sebenarnya Komnas PK-PU Indonesia Cab. Probolinggo ingin membantu PLN yang notabene Perusahaan milik Negara ini untuk meraup keuntungan seoptimal mungkin dan meminimalisir segala bentuk kerugian, namun tentu saja perlindungan konsumen sebagaimana diatur didalam UU No. 8 Tahun 1999 tidak bisa serta merta diabaikan dengan dalih meraup keuntungan yang seoptimal mungkin tersebut. Jargon PLN ‘Listrik untuk kehidupan yang lebih baik’ itu sangat baik namun harus direalisasikan dilapangan, jangan sampai ada jaringan instalasi listrik yang justru membahayakan konsumen sebagaimana hak konsumen yang dinyatakan didalam Pasal 4 UU 8/1999, yang meliputi hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan/atau jasa (recht op comfort, veiligheid, en de veiligheid in de consumptie van goederen en / of diensten),” ucap Achmad Mukhoffi, SH., SPd. Direktur Eksekutif Komnas PK-PU Indonesia Cab. Probolinggo ketika ditemui dikantornya di Jl. Ir. Juanda No. 172 Kraksaan, pada Kamis (12/9).

Lebih jauh Achmad Mukhoffi menuturkan, “Bahkan Eddy D Erningpraja yang juga Direktur Sumberdaya Manusia (SDM) PT PLN (persero) menulis buku Building Trust In The Black Box, yang dilaunching pekan lalu di Toko Buku Gramedia Matraman Jakarta. buku tersebut mengkritik kinerja PLN sendiri. untuk PLN Kraksaan ini, kami sudah melayangkan surat secara formal kepada Pimpinan PLN Kraksaan meminta dialog terbuka, namun hingga saat ini belum mendapat respon. Jika memang dia tidak kooperatif, maka kami akan melakukan langkah konkrit, lihat saja nanti !”.

Ketika Koran DOR hendak melakukan klarifikasi dengan Pimpinan PLN Unit Pelayanan & Jaringan Kraksaan pada Kamis (12/9), salah satu pegawainya menyatakan bahwa Pimpinannya sedang tidak berada dikantor. (rid)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 6, 2013 in BERITA

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: