RSS

Kontribusi Rp. 5/Kg Tembakau Dikeluhkan

06 Okt

Probolinggo
Para Pemilik Gudang tembakau sejumlah 5 Perusahaan Besar “The Big Five” selama beberapa tahun yang silam, melakukan penyetoran atau disebut kontribusi kepada Pemerintah senilai Rp. 5,- dikalikan jumlah kilogram pembelian tembakau.

Salah satu dari kelima supplier tembakau tersebut adalah PT. Bhramara Esa Anosama Paiton. Sejak beberapa tahun yang silam, PT. Bhramara Esa Anosama Paiton memberikan kontribusi Rp. 5/Kg kepada Pemerintah Kab. Probolinggo dan selama ini PT. Bhramara Esa Anosama Paiton istiqomah memberikan kontribusi tersebut.

Namun kontribusi tersebut juga dirasa diskriminatif karena yang melakukan jual-beli tembakau dari para pedagang tidak hanya berjumlah 5 Perusahaan, namun banyak perusahaan ‘liar’ yang juga melakukan jual-beli tembakau namun tidak memberikan kontribusi kepada Pemerintah Kab. Probolinggo. Ini terungkap setelah tim Komnas PK-PU Indonesia Cab. Probolinggo melakukan sidak terhadap PT. Bhramara Esa Anosama Paiton pada Rabu (18/9).

Tim Komnas PK-PU Indonesia Cab. Probolinggo yang terdiri dari Achmad Mukhoffi, SH., SPd. dan Bpk. Heri SH; ditemui langsung oleh Mr. Embun, Bpk. Arif, dan para pedagang.

Dari pertemuan yang bertemakan criticisms and suggestions terungkap bahwa PT. Bhramara Esa Anosama Paiton sejak beberapa tahun yang silam telah memberikan kontribusi Rp. 5 per Kg dari jumlah berat pembelian tembakau. “Kami telah melakukan kewajiban kontribusi kepada Pemerintah, tapi hal ini kami rasa diskriminatif karena gudang-gudang tembakau yang ada di Kab. Probolinggo ini yang mempunyai izin sendiri dan melakukan jual-beli tembakau tidak dikenakan biaya kontribusi tersebut. Ini telah kami sampaikan beberapa kali kepada stack holder diantaranya wakil rakyat, namun hingga saat ini nihil,” keluh Arif kepada Koran DOR.

Dari hasil pemantauan Koran DOR, memang cukup banyak gudang tembakau yang melakukan jual-beli tembakau namun tidak memberikan kontribusi kepada Pemerintah, diantara gudang-gudang tembakau tersebut diduga adalah CV. Kusuma Mandiri Jaya.

Komnas PK-PU Indonesia Cab. Probolinggo ketika dimintai tanggapannya menyatakan, “Hal tersebut masih dalam penelitian dan pengkajian kami. Dan akan kami tindak lanjuti,” tandas Achmad Mukhoffi, SH., SPd kepada Koran DOR. (rid)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 6, 2013 in BERITA

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: