RSS

MPM Finance Ajukan Keberatan atas Putusan BPSK Kab. Probolinggo

18 Feb

Probolinggo,

Sebagai Undang- Undang yang relative baru, UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen sangat awam bagi masyarakat. Wajar saja bilamana masyarakat konsumen cenderung menerima bila mengalami kerugian saat membeli barang dan atau jasa. Karena mereka memang tidak tahu mau berbuat apa?. Padahal dalam UUPK dikenal adanya Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK), yaitu Lembaga diluar Peradilan Umum, yang secara khusus diantaranya menangani sengketa konsumen, pengawasan pencantuman Klausula baku dan Konsultasi Perlindungan Konsumen (Pasal 52 UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen).

 

Dibentuknya BPSK sangat membantu konsumen terutama dalam hal prosedur beracara yang mudah, cepat, tanpa biaya karena segala biaya yang timbul sudah dibebankan kepada APBD masing-masing Kabupaten/Kota sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Prosedur penyelesaiannya pun tidak rumit harus menggunakan dalil-dalil hukum yang kaku. Konsumen  / pengadu dapat mengajukan gugatan tertulis maupun tidak tertulis tentang terjadinya pelanggaran terhadap perlindungan konsumen.

 

Pada 14 November 2013 lalu, BPSK Kab. Probolinggo memenangkan Konsumen dalam sengketa melawan Pelaku Usaha dalam hal ini Lembaga Finance (PT. MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE/MPM Finance).

 

Atas Putusan Arbitrase BPSK Kab. Probolinggo No. 01.AK/BPSK/2013/426.111/2013 tertanggal 14 November 2013, MPM Finance mengajukan upaya keberatan kepada Pengadilan Negeri Kraksaan, terdaftar di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Kraksaan tanggal 06 Desember 2013 No. 61/Pdt.G/Arbit/2013/PN.Kraks.

 

Terhadap keberatan yang di ajukan MPM Finance tersebut, Pengadilan Negeri Kraksaan mengirimkan Surat No. W/14.U.20/1238B/HK.02/XII/2013 kepada Sdr. Abu Asmara sebagai Termohon Keberatan (Konsumen), dengan perihal surat : Pemberitahuan Keberatan terhadap Putusan BPSK tanggal 14 November 2013.

 

Sebelumnya, Sdr. Abu Asmara sebagai konsumen mengajukan gugatan arbitrase terhadap MPM Finance di BPSK Kab. Probolinggo. Atas gugatan tersebut, BPSK. Kab. Probolinggo pada 14 November 2013 memutuskan : 1) Menyatakan teradu telah dipanggil secara sah dan patut; 2) Mengabulkan pengaduan pengadu untuk sebagian dengan tanpa hadirnya teradu; 3) Menghukum teradu untuk memberikan ganti rugi kepada pengadu; 4) Menyatakan surat perjanjian pembiayaan konsumen No. 834201301751 telah melanggar ketentuan dalam Pasal 18 ayat (1) dan ayat (2) UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen; 5) Menyatakan perjanjian pembiayaan konsumen No. 834201301751 yang dibuat dan ditanda tangani pada tanggal 22 Juli 2013, batal demi hukum.

 

Achmad Mukhoffi SH., SPd., anggota LPKSM Yayasan Perlindungan Konsumen nasional (YPKN) yang menjadi kuasa dari Sdr. Abu Asmara ketika dikonfirmasi Koran DOR menyatakan, “Kami sebagai kuasa dari Sdr. Abu Asmara (Konsumen) telah mengajukan gugatan arbitrase ke BPSK Kab. Probolinggo, dan kami berhasil mengalahkan MPM Finance di BPSK Kab. Probolinggo. Atas putusan BPSK Kab. Probolinggo tersebut, MPM Finance melalui kuasanya mengajukan keberatan di PN Kraksaan. Menurut hemat kami, keberatan yang di ajukan oleh kuasa MPM Finance tersebut tidak akan diterima (Niet Ontvankelijk Verklaard) oleh PN Kraksaan. Kita lihat saja nanti”. (*)

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 18, 2014 in BERITA

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: