RSS

Konsumen Kalahkan PT. Toyota Astra Finance Malang di BPSK Kab. Probolinggo

18 Mar

Probolinggo,

Untuk kesekian kalinya BPSK Kab. Probolinggo yang beralamat di Jl. Achmad Yani No. 23 Probolinggo, kembali menyidangkan perkara arbitrase terhadap penyitaan yang dilakukan oleh debt collector lembaga pembiayaan.

 

Zainul Husen, warga Kab. Lumajang melayangkan gugatan arbitrase kepada PT. Toyota Astra Finance yang beralamat di Gadang Kota Malang. “Kami terpaksa mengajukan gugatan arbitrase terhadap PT. Toyota Astra Finance karena tindakan PT. Toyota Astra Finance melalui debt collector-nya sangat berlebihan,” ujar Zainul Husen didalam persidangan yang digelar pada Senin (3/3).

 

Ihwal diajukan gugatan arbitrase terhadap PT. Toyota Astra Finance tersebut adalah bermula dari tindakan penggelapan yang di lakukan oleh Sdr. Roni (salah satu debt collector PT. Toyota Astra Finance). Zainul Husen telah melakukan penyetoran hutang kepada Sdr. Roni senilai ±Rp. 14 Juta. Namun ternyata, Sdr. Roni tidak menyetorkan setoran Zainul Husen. “Awal dari semua ini adalah setoran saya yang tidak disetorkan oleh Debt Collector PT. Toyota Astra Finance yang bernama Roni. 3 setoran saya hanya dimasukkan 2 setoran, jadi di kantor PT. Toyota Astra Finance tercatat ada keterlambatan. Dari situ PT. Toyota Astra Finance melalui debt collector-nya melakukan penyitaan terhadap Toyota Avanza milik saya. Penyitaan tersebut dilakukan di Surabaya ketika mobil tersebut dipergunakan untuk mengantar saudara saya hendak melangsungkan pernikahan. Sehingga seluruh keluarga saya turun dijalan sebab mobil yang ditumpangi disita oleh 3 orang debt collector PT. Toyota Astra Finance,” kata Zainul.

 

Pada sidang kedua (11/3) yang diisi agenda pembuktian, pihak Teradu (PT. Toyota Astra Finance) menyampaikan jawaban tertulis kepada Majelis atas gugatan dari Zainul Husen. Teradu juga menyampaikan beberapa alat bukti surat berupa Sertifikat Jaminan Fidusia, surat-surat somasi, dll. yang pada intinya dipergunakan Teradu untuk menyanggah dalil-dalil pokok dari Pengadu.

 

Kemudian pada Kamis (13/3), telah dibacakan putusan majelis arbitrase dalam perkara antara Zainul Husen dengan PT. Toyota Astra Finance Malang. Hasilnya, majelis mengabulkan sebagian pengaduan dari Pengadu (Zainul Husen). Majelis memutuskan yang intinya bahwa PT. Toyota Astra Finance wajib mengembalikan mobil milik Pengadu yang telah disita, menyatakan kontrak pembiayaan antara Zainul Husen dengan PT. Toyota Astra Finance batal demi hukum, serta menghukum PT. Toyota Astra Finance untuk memberikan ganti rugi  ±Rp. 30 Juta kepada Pengadu.

 

“Putusan ini dibacakan dihadiri oleh Pihak Pengadu dengan tanpa dihadiri oleh Pihak Teradu. Atas putusan ini, terhadap para pihak yang merasa keberatan maka dapat mengajukan keberatan di Pengadilan,” tegas Hasanudin, SH., SHI., MH. ketika mengakhiri pembacaan putusan arbitrase tersebut. (*)

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 18, 2014 in BERITA

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: