RSS

DIDUGA MENCEMARKAN, OKNUM LSM DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA

27 Apr

DSCN2101

Probolinggo,

Meluapnya kasus korupsi di Kota Probolinggo seperti tsunami disiang hari. Berbagai satker dibidik oleh para penegak hukum, mulai dari Kepolisian hingga Kejaksaan.

 

Beberapa Tersangka telah ditetapkan, baik korupsi mengenai dana tunjangan prestasi kerja, DAK Tahun 2009, Dll. Berbagai LSM dan mass media sangat intensif memantau perkembangan berbagai polemik tindak pidana korupsi yang menyandera perhatian publik secara luas.

 

Namun segala tindak pidana, lebih-lebih tindak pidana korupsi tentu sangat memerlukan pembuktian, artinya tidak hanya asal tuduh dan mendiskreditkan seseorang secara pribadi sebelum ada keputusan dari Lembaga yang memiliki otoritas yakni Pengadilan. Ini adalah doktrin konstan dari Hak Asasi Manusia, yakni setiap orang berhak dianggap tidak bersalah sampai dibuktikan kesalahannya secara sah dalam suatu sidang pengadilan.

 

Salah satu LSM yang sering mengkritisi dan aktif memantau perkembangan kasus korupsi di Pemkot Probolinggo adalah Buchori Muslim.

 

Senin (27/4/2015), Buchori Muslim menghadiri surat panggilan dari Penyidik Polresta Probolinggo dengan status sebagai Tersangka. Buchori Muslim dilaporkan oleh H.M. Buchori, SH, MSi karena diduga telah mencemarkan dan memfitnah dirinya.

 

Kasus ini berawal dari surat yang telah dikirimkan oleh Buchori Muslim ke Kemendagri dan Presiden RI mengenai tindak pidana korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemkot Probolinggo. Didalam surat tersebut, Buchori Muslim diduga menyebut H.M. Buchori, SH, MSi sebagai Tersangka. Padahal faktanya, Kejagung RI belum menetapkan H.M. Buchori, SH, MSi, melainkan hanya sebagai saksi hingga saat ini.

 

“Saya menandatangani surat tersebut berdasarkan keterangan dari empat orang yang menyatakan jika mereka memberikan sejumlah uang yang dibungkus kardus kepada H.M. Buchori, SH, MSi. Besok saya dan Penasehat Hukum saya akan ke Kejagung RI untuk melakukan upaya hukum,” ucap Buchori Muslim ketika dikonfirmasi seusai menghadiri panggilan di Mapolresta Probolinggo.

 

Kanit Reskrim Polresta Probolinggo, Agus Widodo, yang menangani pelaporan dari H.M. Buchori, SH, MSi ketika dikonfirmasi membenarkan pemeriksaan Buchori Muslim sebagai Tersangka. “Buchori Muslim dipanggil sebagai Tersangka. Pasalnya yang disangkakan seputar Bab XVI KUHP tentang Penghinaan. Kami tidak dapat menyebutkan secara rinci karena itu rahasia Penyidikan,” ujar Agus Widodo.

 

Informasi yang diperoleh, Penyidik belum melakukan pemeriksaan terhadap Buchori Muslim sebab Buchori Muslim meminta didampingi Penasehat Hukum didalam pemeriksaan. Buchori Muslim akan diperiksa kembali pada Rabu (29/4/2015) dengan didampingi Penasehat Hukumnya. (rid)

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 27, 2015 in BERITA

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: